Aku menyukai dia.. mungkin ini karma dari ucapanku selama ini. Beri aku kesempatan Tuhan untuk menjadi bagian hidupnya. Aku ingin menjadi orang pertama yang dia hubungi ketika dia mendapatkan masalah. Tuhan, maafkan aku apakah salah aku mengaguminya? Padahal Sahabatku sendiri telah mengaguminya sejak lama. Niat ingin membantu sahabatku malah muncul perasaan liar ini. Aku benar benar tak bisa mengendalikan ini Tuhan. Menutupi perasaan ini aja sudah begitu sakit rasanya. Dan ketika sahabatku bahagia karenanya mengapa aku cemburu? Masih pantaskah aku cemburu? Mengapa begitu sakit rasanya Tuhan? Apakah aku jahat jika aku menganggap mungkin perasaan ini adalah pelarian dari masa laluku? Sungguh kegalauan ini menyiksaku Tuhan. Apakah perasaan kecil ini mulai lari ke arah serius? Apakah aku benar sudah terlepas dari masa laluku? Arh masa lalu………
mengapa aku tidak pernah bisa lepas dari bayang bayang masa lalu itu? Mengapa hidupku dihantui masa lalu? Sungguh aku tak ingin melupakan semua itu. Tapi perasaan ini kian menyiksaku.
Tuhan, berikanlah aku kekuatan. aku tau semua tentang perempuan itu. Perempuan yang dicintai oleh sang masa lalu. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus memberi tahu semuanya? Apa harus aku menyakiti perasaan sang masa laluku Tuhan? Aku tak ingin melihat dia sakit lagi. Tapi aku juga tak mau dia disakiti lagi. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku sungguh tidak tega bila harus membuatnya sakit lagi. Sudah terlalu banyak beban yang ditanggungnya.
Maafkan aku Tuhan karna aku harus menutupi semuanya lagi. maafkan aku harus membohonginya lagi karna sungguh aku tak mau melihat dia sakit. Dia sangat mencintai perempuan itu. Sedangkan aku? Aku hanya seorang perempuan yang slalu ingin disampingnya. Mungkin hanya seorang sahabat di matanya. Ya..aku tidak lebih dari seorang SAHABAT! Beat that! Rasanya untukku hanya sebuah rasa biasa atas nama persahabatan. Jelas siapa aku dibanding perempuan itu. Entah harus berapa kali aku menangis menerima semua kenyataan ini.
Mengapa Engkau mempersulit semuanya Tuhan? Mengapa Kau tak memberi satu kesempatan saja untukku untuk dicintainya? Mengapa begitu sulit takdir yang aku tempuh Tuhan? Padahal cintaku untuknya begitu besar dan begitu tulus.
Aku siap menanggung semua bebannya. Aku siap untuk selalu berjalan di sampingnya, meskipun hanya untuk menemaninya menemui gadis itu. Izinkan aku untuk selalu berada di sampingnya Tuhan. Izinkan aku menjadi orang pertama yang dicarinya ketika dia sakit. Izinkan aku untuk bisa terus menemani semua keadaanya. Berilah kekuatan untuknya untuk bisa melewati masalah demi masalah di hidupnya. Berilah wanita yang bisa mencintainya dgn tulus Tuhan. Aku rela, aku ikhlas meskipun aku harus menangis lagi seperti saat ini…
ku akui aku memang cemburu,
setiap kali ku dengar namanya kau sebut,
tapi ku tak pernah bisa melakukan apa yang seharusnya ku lakukan,
karna memang kau bukan milikku…..
ku akui aku merindukanmu,
meski ternyata kau tak pernah merindukanku,
tapi ku tak pernah bisa melakukan apa yang seharusnya ku inginkan,
karna memang kau bukan milikku……
sesungguhnya ku tak rela,
jika kau tetap bersama dirinya,
hempaskan cinta yang ku beri….
Semampunya ku mencoba,
Tetap setia menjaga segalanya,
Demi cinta yang tak pernah berakhir…..
Kejujuran hati yang tak mungkin dapat ku pungkiri,
Keinginanku untuk kau tau isi hatiku,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar