"Waktu adalah obat yang paling baik untuk menyembuhkan luka."- Manusia Setengah Salmon (Raditya Dika)
December 31, 2011
pagi ini ketika gw nulis ini, cuaca di luar benar-benar loveable banget. hujan gerimis, adem, and I love this smell. hari terakhir di tahun 2011. beberapa jam lagi kita masuk ke tahun 2012. ketika orang-orang di luar semua sibuk mempersiapkan untuk perayaan malam pergantian tahun, gw gak perlu repot-repot memikirkan untuk nanti malam. yap, new year eve kali ini gw lewati bersama keluarga gw dan sahabat-sahabat gw dari kecil. as usual..
banyak yang terjadi pada diri gw di tahun 2011. wait, I'll try to flashback.
kehilangan temen sekelas, medali emas kedua dari basket, naksir-naksiran sama kakak kelas, ulang tahun, Popwilda, piala gubernur, galau ditinggal lulus, dikhianatin temen sendiri, ketemu temen-temen baru, penjurusan, nangis gara-gara gak kuat di IPA, move on dari si kakak kelas, dapet temen-temen kelas XI yang enak banget, goes to campus, ke Jogja sama temen-temen, dapet yang baru, jadi bahan omongan orang dan sebagainya.
banyak banget pelajaran yang gw ambil dari kejadian-kejadian di tahun ini. perubahan-perubahan yang terjadi pada diri dan hidup gw menjadikan gw pribadi yang berbeda dari sebelumnya. mungkin beberapa orang kurang suka dengan perubahan ini, gw yakin mereka cuma butuh waktu buat mengerti. trust me.
gw baru saja menyelesaikan membaca buku Manusia Setengah Salmon-nya Raditya Dika. bukunya bercerita tentang perpindahan dalam hal apapun. salah satunya perpindahan menjadi dewasa dan perpindahan......hati. (ps: gw saranin kalian baca, ini bukunya bagus banget) ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, kita gak perlu menjadi manusia super, kita cuma harus berani pindah...berani move on. hidup penuh dengan ketidakpastian, tapi perpindahan adalah suatu hal yang pasti. sebagai contoh, perpindahan menjadi dewasa. kita gak mungkin selamanya jadi kayak gini, apalagi gw. sebagai anak SMA gw perlu berpindah, berpindah menjadi dewasa. perpindahan menjadi dewasa berarti siap menghadapi rasa sakit dan melihat hal-hal menyakitkan itu sendiri. tumbuh dewasa memang menyenangkan,tetapi tetap saja harus melewati fase-fase sakit ini. the pains of growing up. gw jadi berpikir, ternyata nangis, galau dan sakit hati dari satu masalah yang terjadi selama tahun ini itu wajar. someone told to me, "jangan liat nangisnya, tapi liat kenapa dan bagaimana mengatasinya". gw lagi proses untuk menjadi dewasa, dan ternyata memang benar. semua itu sakit, gak gampang, tapi menyenangkan.
di tahun 2012 gw tentu saja punya target. umur gw juga sebentar lagi 17. gw ingin jadi lebih dewasa jadi mengerti akan hal-hal kecil yang terjadi. dikhianatin sama orang yang kita bilang teman itu wajar, jadikan pelajaran buat ke depannya. I called it "dinamika pertemanan". ya namanya juga SMA. gw juga pengen bahagiain kedua orang tua gw. gw pengen masuk 3 besar di kelas. gw pengen punya temen-temen yang lebih banyak lagi. intinya di tahun 2012 gw pengen jadi orang yang lebih baik, remaja yang bisa bersikap dewasa, jadi anak yang baik buat orang tua gw, jadi kakak yang baik buat adek-adek gw, jadi teman sekaligus sahabat yang baik, dll.
"Kekecewaan adalah masa lalu. Sedangkan masa lalu adalah kepastian yang gak bisa di ubah. Kita tidak perlu menyesalinya, kita hanya perlu berusaha agar kekecewaan di masa lalu itu tidak terjadi lagi di masa depan."